Rabu, 3 November 2010

JATUH DAN BANGUN




ADAM EH, Sangat tabah, foto bawah dia sentiasa mengikut kelas agama dan di foto atas inilah keadaan adam sewaktu awal dia memeluk agama Islam, membawa semuanya di atas motor tanpa mengira keselamatan dirinya atau malu atau apa orang kata.

"Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri". (Q.S. Ar-Ra'd: 13).

Perubahan adalah kata yang boleh memberi semangat yang ajaib yang luar biasa. Dan bahkan ada ungkapan "bahwa tiada yang abadi di dunia ini kecuali perubahan". Perubahan adalah semangat yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w., ketika masyarakat Quraisy berada dalam keadaan yang tertekan yang berkepanjangan, Rasulullah mengubah keadaan dan suasana.

Aku seorang pemuda remaja laki-laki yang dilahirkan dibumi Malaysia,Negara yang mederka, iaitu negara yang bebas berbuat apa sahaja aku mahu menjadi insan yang bertanggungjawab pada diriku sendiri, agamaku, bangsaku dan negaraku

Ku sangka panas hingga kepetang, tapi rupanya hujan di tengahari, aku telah di perdayakan dan segala gala yang ku usahakan untuk membeli sebuah kenderaan bagi mengelakan tulang belakangku sakit telah berkecai.

Aku di tipu, tidak tahulah di manalah silapnya mungkin ini dugaan bagiku

Aku pernah beberapa ketika aku rasa mahu menamatkan hidup ku ini dengan cara yang paling bodoh, yang paling tidak beriman, yang tragedis.Tapi Allah maha penyayang dan pengasih aku di sentap dari kejahatan syaitan durjana yang mempermainkan aku di saat aku susah itu.

Bila aku tersedar bahawa segala apa yang ku fikirkan itu adalah perbuatan yang merugikan aku, aku menangis semahunya dan aku berserah diri pada Allah.

Di saat itu Allah datangkan aku seorang sahabat yang begitu baik denganku.
Dia menasihati supaya aku sabar.

Kini
Aku mahu menjadi orang yang bersabar iaitu orang yg dicintai Allah, sebagaimana firmanNya:Dan Allah mencintai orang-orang yang sabar. (ali-Imran:146)

Kini
Aku pantang menyerah setelah aku mencoba hidup setelah di halau oleh papa kerana aku mahu memeluk agama Islam ketika itu, danketika itu saat yang paling menyedihkan kerana aku kehilangan segala galnay .

Tapi dengan sedikit ujian seperti ini iaitu aku di tipu maka aku mahu menamat sisa usia muda ku

Kini Adam Eh telah melangkah gagah berjuang untuk meneruskan hidup
1 Aku telah menjual buku buku karya di selruh restoran, gerai dan di kaki lima tanpa rasa malu, segan bagi mendapatkan kembali duit yang mungkin menjadi rezekinya.Adam bekerja dari pagi hingga kemalam.
2 Aku melawan peyakit tulang belakangku dengan motivasi yang kuat
3 Aku belajar bersabar dengan berbagai dugaan ini
4 Aku menerima segalanya dengan hati yang terbuka
5 Aku berdoa semoga usaha ku di permudahkan Allah
6 Aku tetap meneruskan pengajian sebagai tanda aku mampu lakukan
7 Aku laku usaha tambahan iaitu mengadakan persembahan silap mata yang merupakan kemahiran ku
8 Aku berdakwah jika ada permintaan dari surau atau masjid
Adam menjadi semakin tabah dan kuat.

Kini Aku redah segalanya,

dalam al-Quran surah al-Insyirah ayat 5-6 dinyatakan "karena sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sungguh bersama kesulitan itu ada kemudahan". Lalu mengapa ketika kita menghadapi masalah membuat kita menjadi pesimis seolah kita tidak punya Allah? Mengapa ketika kita gagal membuat kita enggan untuk kembali mencoba? Padahal dalam sebuah ungkapan disebutkan bahwa "perjalanan satu mil itu dimulai dengan satu langkah pertama".

Kegagalan adalah hal biasa, namun yang luar biasa adalah bagaimana kita bangkit dari kegagalan itu.

Selain dari Allah pengaduaanku, Afiq adalah curahan hatiku dia telah memberi kekuatan didalam hidupku, bagiku airmataku ibaratnya sudah kering.

Aku masih ingat lagi beberapa tips yang di beri oleh sahabatku itu

1Biasakan diri berada dalam keadaan berwuduk.
2Perbanyakkan membaca Al-Quran.
3Banyakkan solat sunat
4Selalu berdoa kepada Allah
5Bersangka baik dengan Allah
6Lakukan kegiatan luar seperti bersukan
7Amal diet dengan disiplin yang kuat
8Menangis dengan sepuas hati
9Hargai kebolehan diri sendiri
10Cintai diri sendiri

Kini tahulah aku, bahawa Tidak ada hidup tanpa dugaan ! Hidup itu memang penuh dugaan , baik dugaan dalam bentuk kesenangan mahupun kesusahan, suka mahupun duka, kenikmatan atau didalam kesusahan.

Kadangkala itu dugaan itu kita anggap masalah itu.Tetapi sesungguhnya adalah lebih baik kita menandatangi segala dugaan itu

Tiada ubat yang lebih baik ketika menghadapi dugaan selain daripada
sabar dan ikhtiar.

Tidak perlu mencaci keadaan, atau menyesali keadaan secara berlebihan, atau stress, atau menyumpahi keadaan. Lari dari dugaan, atau berusaha mencaci orang yang menganiya kita,atau kita tidak menerima kenyataan ini bukanlah jalan penyelesaian

Sikap yang terbaik adalah mengambil hikmahnya, pelajaran berharga buat menghadapi hari esok.

lanjutkan hidup kita dengan ikhtiar, mengusahakan yang lebih baik ke depannya.

"Berusahalah kamu seolah olah kamu hidup seribu tahun lagi dan beribadahlah kamu seolah olah kamu akan mati bila bila masa"

Kini aku lebih banyak belajar untuk muhasabah diri, iaitu dengan mendekatkan diri kepada Allah. dengan belajar meningkatkan kekhusyukan solat , berdoa , menolong bantu kawan kawan atau orang susah

MANUSIA PERTAMA


EH JUN GUANG KE ADAM EH

KISAH NABI ADAM A.S

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya,laut-lautannya dan tumbuh-tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yang diciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhuatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu,mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu, disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.:"Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami, padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya, sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu, nescaya akan bertengkar satu dengan lain, akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya, sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu."

Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
"Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah, karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya."
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat, kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna

Iblis Membangkang.

Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yang lain, yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya. Iblis merasa dirinya lebih mulia,l ebih utama dan lebih agung dari Adam, karena ia diciptakan dari unsur api, sedang Adam dari tanah dan lumpur.Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain, walaupun diperintah oleh Allah.

Tuhan bertanya kepada Iblis:"Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?"
Iblis menjawab:"Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia.Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur."
Karena kesombongan, kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang diperintahkan, maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat pada dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghuni neraka.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali di hari kiamat. Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu, bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam, sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat, dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat, mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
"Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka. Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah."

Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.

Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi, maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alam semesta, kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya:"Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu, jika kamu benar merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam."
Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka dengan berkata:"Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."

Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam, berfirmanlah Allah kepada mereka:"Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan."

Adam Menghuni Syurga.

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya, menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita para ulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga, ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya. ia ditanya oleh malaikat:"Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?"

Berkatalah Adam:"Seorang perempuan."Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya."Siapa namanya?"tanya malaikat lagi.
"Hawa",jawab Adam."Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?",tanya malaikat lagi.
Adam menjawab:"Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah."

Allah berpesan kepada Adam:"Tinggallah engkau bersama isterimu di syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya, rasailah dan makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu, ia akan berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini."

Iblis Mulai Beraksi.

Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh Allah dari Syurga akibat bangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki terhadap Adam yang menjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya. Iblis mulai menunjukkan rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga yang tenteram, damai dan bahagia.
Ia menyatakan kepada mereka bahawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberi nasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala cara dan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan Adam dan Hawa bahawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada mereka.Ia membisikan kepada mereka bahwa.larangan Tuhan kepada mereka memakan buah-buah yang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan menjelma menjadi malaikat dan akan hidup kekal.Diulang-ulangilah pujukannya dengan menunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya dan lazat rasanya.Sehingga pada akhirnya termakanlah pujukan yang halus itu oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.

Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud: "Tidakkah Aku mencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya dan tidakkah Aku telah ingatkan kamu bahawa syaitan itu adalah musuhmu yang nyata."
Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia bahawa mereka telah terlanggar perintah Allah dan bahawa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan dosa besar.Seraya menyesal berkatalah mereka:"Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena pujukan Iblis. Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami."

Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.

Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan hal mana telah melegakan dada mereka dan menghilangkan rasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadi mangsa pujukan dan rayuannya yang manis namun berancun itu.
Adam dan Hawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah dan selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan teguran Tuhan itu menjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih berhati-hati menghadapi tipu daya dan pujukan Iblis yang terlaknat itu. Harapan untuk tinggal terus di syurga telah pudar karena perbuatan pelanggaran perintah Allah, hidup kembali dalam hati dan fikiran Adam dan Hawa yang merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan bahawa redha Allah serta rahmatnya akan tetap melimpah di atas mereka untuk selama-lamanya. Akan tetapi Allah telah menentukan dalam takdir-Nya apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka. Allah s.w.t.yang telah menentukan dalam takdir-nya bahawa bumi yang penuh dengan kekayaan untuk dikelolanya, akan dikuasai kepada manusia keturunan Adam memerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari hamba-hambanya yang bernama manusia itu. Berfirmanlah Allah kepada mereka: "Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disana sampai waktu yang telah ditentukan."

Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh berlainan dengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan berulang kembali. Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka dan dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan tabiatnya berbeda-beda warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yang akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu menjadi musuh yang lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan tindas-menindas sehingga dari waktu ke waktu Allah mengutus nabi-nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama manusia jalan yang menuju kepada redha-Nya dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

Kisah Adam dalam Al-Quran.

Al_Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surah Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A'raaf ayat 11 sehingga 25

Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.

Bahawasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan larangan-larangan Allah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau belum dapat dicapai oleh otak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu bahawa Allah akan menciptakan manusia - keturunan Adam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi sehingga mereka seakan-akan berkeberatan dan bertanya-tanya mengapa dan untuk apa Allah menciptakan jenis makhluk lain daripada mereka yang sudah patuh rajin beribadat, bertasbih, bertahmid dan mengagungkan nama-Nya.

Bahawasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan kekuatan fizikal dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya seperti sifat lalai, lupa dan khilaf.Hal mana telah terjadi pada diri Nabi Adam yang walaupun ia telah menjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan kedudukan yang istimewa di syurga ia tetap tidak terhindar dari sifat-sifat manusia yang lemah itu.Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadi musuhnya dan musuh seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu daya dan terjadilah pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap larangan Allah.

Bahawasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat dosa tidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan ia sedar akan kesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali.Rahmat allah dan maghfirah-Nya dapat mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran bertaubat dan pengakuan kesalahan.
Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan kebinasaan.Lihatlah Iblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan kedudukannya sebagai seorang malaikat dan diusir oleh Allah dari syurga dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat kepada dirinya hingga hari Kiamat karena kesombongannya dan kebanggaaannya dengan asal-usulnya sehingga ia menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam dan menolak untuk sujud menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t.

Sahabat Yang Mulia


"Afiq" maknanya "yang mulia" dalam bahasa arab, benarlah aku bertemu dengan "yang mulia" dia benar benar membawa aku pada satu sinar yang membahagiakan hidupku,sekarang aku miskin harta,miskin duit,miskin makanan yang sedap sedap,miskin tempat tinggal yang bagus tapi sebenarnya aku sudah memliki sebuah kehidupan yang telah di muliakan oleh agamaku iaitu Ad din.

Terima kasih Afiq, kau adalah Sahabat yg beriman ibarat mentari yang menyinar, Sahabat yg setia bagai pewangi yg mengharumkan, Sahabat yg sejati menjadi pendorong impian, Sahabat berhati Mulia membawa kita ke jalan Allah.

Aku sangat kagum pada mu wahai sahabatku afiq kerana kau adalah sahabat yg baik yg sentiasa bercakap benar, dan bukannya hanya membenarkan kataku.

Aku kalah dengan peribadimu afiq kerana kau sentiasa bersedia untuk berkorban demi sahabat aku sahabatmu yang telah kehilangan segala galanya ini .

Kita pernah jua berselisih pendapat, tapi kau telah bersiap untuk mengalah demi persahabatan itu.

Sikap kau afiq adalah "lain dari lain sahabat "yang pernah aku jumpa.

Kau sentiasa bercakap jujur dan bagi aku, kau adalah satu maruah aku yang tiada harganya daripada harta benda yg diwarisi daripada tujuh keturunan ku

Afiq! semenjak aku mengenalimu aku rasakan bahawa ibaratnya kau adalah ‘Temanku yang paling baik,dan berhati mulia seperti namamu itu,sebab itulah apabila aku melihat wajahmu,maka aku teringat akan Allah, bila kau menasihati aku adalah penuh dengan ungkapan kata-kata menambahkan ilmu agama, dan aku bila lihatmu bahawa aku sentiasa ingat pesanmu bahawa mati itu akan datang pada bila bila masa

“Sebaik baik sahabat di sisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap temannya dan sebaik baik jiran disisi Allah ialah orang yang terbaik terhadap jirannya.” (H.R al-Hakim)

Aku tahu aku tidak boleh hidup sendirian aku mesti berkawan dengan kau. Jika ada manusia yang tidak suka berkawan atau melarang orang lain daripada berkawan, dia dianggap ganjil dan tidak memenuhi ciri-ciri sebagai seorang manusia yang normal.

Inilah antara hikmah, kenapa Allah SWT mencipta manusia daripada berbagai bangsa, warna kulit dan bahasa. Firman Allah SWT dalam surah al-Hujurat ayat 13, yang bermaksud:

“Wahai umat manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari lelaki dan perempuan, dan Kami telah menjadikan kamu berbagai bangsa dan berpuak-puak, supaya kamu berkenal-kenalan (dan beramah mesra antara satu sama lain). Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisi Allah ialah orang lebih bertakwa. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui, lagi Maha Mendalam PengetahuanNya.”

Dalam Islam faktor memilih kawan amat dititikberatkan. Hubungan persahabatan adalah hubungan yang sangat mulia, kerana kawan atau sahabat berperanan dalam membentuk personaliti individu. Ada kawan yang sanggup bersusah-payah dan berkongsi duka bersama kita, dan tidak kurang juga kawan yang nampak muka semasa senang dan hanya sanggup berkongsi kegembiraan sahaja.

Pendek kata sahabat boleh menentukan corak hidup kita. Justeru, jika salah pilih sahabat kita akan merana dan menerima padahnya. Selari dengan hadith Rasululah saw yang bermaksud:

“Seseorang itu adalah mengikut agama temannya, oleh itu hendaklah seseorang itu meneliti siapa yang menjadi temannya.” (H.R Abu Daud).

Bak kata pepatah Arab, “Bersahabat dengan penjual minyak wangi, kita akan menerima percikan wangiannya, manakala bersahabat dengan tukang besi, percikan apinya akan mencarikkan baju kita.”

Apakah ciri-ciri seorang sahabat yang baik?

Seorang bijak pandai berpesan kepada anak lelakinya: “Wahai anakku, sekiranya engkau berasa perlu untuk bersahabat dengan seseorang, maka hendaklah engkau memilih orang yang sifatnya seperti berikut:

* Jika engkau berbakti kepadanya, dia akan melindungi kamu;
* Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas balik persahabatan kamu;
* Jika engkau memerlu pertolongan daripadanya, dia akan membantu kamu;
* Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, dia akan menerimanya dengan baik;
* Jika dia mendapat sesuatu kebajikan (bantuan) daripada kamu, dia akan menghargai atau menyebut kebaikan kamu;
* Jika dia melihat sesuatu yang tidak baik daripada kamu, dia akan menutupnya;
* Jika engkau meminta bantuan daripadanya, dia akan mengusahakannya;
* Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), dia akan menanyakan kesusahan kamu;
* Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, dia akan meringankan kesusahan kamu;
* Jika engkau berkata kepadanya, nescaya dia akan membenarkan kamu;
* Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya dia akan membantu kamu;
* Jika kamu berdua berselisih faham, nescaya dia lebih senang mengalah untuk menjaga kepentingan persahabatan;
* Dia membantumu menunaikan tanggungjawab serta melarang melakukan perkara buruk dan maksiat;
* Dia mendorongmu mencapai kejayaan di dunia dan akhirat.

Sebagai remaja yang terlepas daripada pandangan ayah ibu berhati-hatilah jika memilih kawan. Kerana kawan, kita bahagia tetapi kawan juga boleh menjahanamkan kita.

Hati-hatilah atau tinggalkan sahaja sahabat seperti dibawah:

* Sahabat yang tamak: ia sangat tamak, ia hanya memberi sedikit dan meminta yang banyak, dan ia hanya mementingkan diri sendiri.

* Sahabat hipokrit: ia menyatakan bersahabat berkenaan dengan hal-hal lampau, atau hal-hal mendatang; ia berusaha mendapatkan simpati dengan kata-kata kosong; dan jika ada kesempatan membantu, ia menyatakan tidak sanggup.

* Sahabat pengampu: Dia setuju dengan semua yang kamu lakukan tidak kira betul atau salah, yang parahnya dia setuju dengan hal yang dia tidak berani untuk menjelaskan kebenaran, di hadapanmu ia memuji dirimu, dan di belakangmu ia merendahkan dirimu atau mengkhianati amanahmu. Bila telah di percayai, dia khianati. Bila telah di cintai, dia dustakan.

* Sahabat pemboros dan suka hiburan: ia menjadi kawanmu jika engkau suka berpesta, suka berkeliaran dan ‘melepak’ pada waktu yang tidak sepatutnya, suka ke tempat-tempat hiburan dan pertunjukan yang melalaikan.

* Sahabat yang membawamu semakin jauh dari Allah. Seorang yang tidak menambah kebajikanmu di dunia, lebih2 lagi di akhirat. Seorang yang tidak menambah manfaat kehidupanmu di akhirat, bukanlah temanmu yang sebenar.

Hati-hatilah memilih kawan, kerana kawan boleh menjadi cermin peribadi seseorang. Berkawanlah kerana Allah untuk mencari redha-Nya.

Aku sangat berharap agar Allah sentiasa mentautkan hubungan persahabatan ku dengan afiq

Nafas Baru Bermula


Masih tergiang giang di telinga aku, suara papa yang memberi amaran dan cadangan padaku "Kau pilih antara satu, papa atau agama baru kamu" Aku tersentap dengan tawaran papa, aku adalah anak pertama didalam keluargaku yang bilangan hanya kami berdua aku dan adik aku

Aku adalah anak lelaki dan anak pertama, bagi orang China anak lelaki adalah lebih utama dan aku adalah zuriat papa, kenapa papa sanggup berpisah dengan aku di sebabkan berlainan agama.

Aku tahu papa tidak mahu aku masuk Islam dan kenapa begitu? bagi aku pilihan aku adalah benar dan aku tidak sekali kali memusuhi papa, biarlah dia marah dan berjauhati dengan aku.

Buat sementara waktu ini aku akan pergi untuk mencari jalan peyelesaian, bagi aku itu jalan yang terbaik.Kerana jika aku berterusan duduk dirumah makanya aku akan terus di himpit dengan berbagai masalah.

Kini pembelajaranku mula terganggu, papa telah meyekat semua kemudahan untuk aku termasuk yuran belajar.

Aku mengambil keputusan untuk berdikari dan aku mencari jalan supaya aku dapat menempuh segala dugaan ini sesungguhnya hidup tanpa kesusahan, penderitaan, dugaan dan cabaran ibaratkan seperti nasi tidak berkuah, susah senang adalah asam garam kehidupan.

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud: “Dunia ini adalah negara tempat bala dan ujian.”

Maknanya manusia di dunia ini tidak terkecuali daripada menghadapi ujian hidup baik untuk melihat sejauh mana tahap kesabaran serta keimanan mereka, juga pendekatan digunakan bagi mengatasi dugaan yang datang.

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: “Demi Allah yang jiwaku di tangannya! Tidak Allah memutuskan sesuatu ketentuan bagi seorang mukmin melainkan ada kebaikan baginya dan tiada kebaikan itu kecuali bagi mukmin jika memperoleh kegembiraan, dia berterima kasih bererti kebaikan baginya. Jika ditimpa kesulitan dia bersabar bererti kebaikan baginya.”

Semasa aku di sekolah dulu ada seorang guruku berkata “Adalah lebih baik menjadi orang beriman yang diuji, daripada menjadi orang kafir yang turut sama diuji.

Bukankah lebih baik menjadi orang yang sabar ketika diuji daripada menjadi orang pemarah sedang diuji.”

Setiap ujian yang menimpa pasti terasa pahitnya atau sakit menekan perasaan kerana terganggunya fikiran. Oleh itu, sabar adalah suatu perkara yang bukannya mudah untuk dilakukan.

Firman Allah yang bermaksud: “Sesungguhnya kami akan beri percubaan kepada kamu, sehingga kami buktikan orang yang bersungguh-sungguh dari antara kamu dan orang yang sabar dan hingga kami nyatakan hal kamu.” (Surah Muhammad, ayat 31)

Tidak semua orang memiliki sabar, lantaran itu sikap sabar dianggap mahal dan tinggi nilainya malah ia termasuk sebagai sikap terpuji. Lantaran itu, Allah memerintahkan supaya berlaku sabar dalam firman yang bermaksud: “Hai orang beriman. Berlaku sabarlah. Sabarkan dan perteguhkan kekuatanmu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beroleh kebahagiaan.” (Surah ali-Imran, ayat 200)

Berkata Junaid al-Baghdada katanya: “Bala adalah pelita bagi orang arif, menyedarkan orang murtad, memperbaiki orang mukmin dan menghancurkan orang yang lalai. Tidak seorang pun akan mendapat manisnya iman sebelum dia ditimpa bala, rela dan bersabar.”

Aku mempunyai prinsipnya, sabar harus diterap dalam setiap aspek kehidupan sama ada kehidupan dan tidak kiralah siapa mereka, Semua memerlukan kesabaran, justeru setiap medan pekerjaan, pendidikan dan perjuangan ada tentangan serta ujiannya.

Sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan Muslim yang bermaksud: “Sangat mengagumkan keadaan seorang Muslim kerana segala keadaannya serba baik dan tiada mungkin terjadi demikian kecuali bagi orang mukmin, jika mendapat nikmat dia bersyukur. Itu adalah kebaikan baginya dan bila mendapat kesusahan dia bersabar, itu kebaikan baginya.”

Kini akan belajar dari sebuah perkataan keramat iaitu "sabar", jika aku tidak sabar menempuh ujian ini maka aku bukanlah dari golongan orang sempurna, sedangkan hanya di uji sedikit sahaja iaitu papa tidak aku masuk Islam, aku tidak di siksa, aku seperti para sahabat di zaman Nabi dulu.

Golongan yang sabar sedar mengenai kemanisan, kepahitan dan penderitaan akan berkurang bahkan hilang lenyap berganti kegembiraan. Firman Allah yang bermaksud: “Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang yang sabar iaitu apabila kesusahan menimpa, mereka berkata; sesungguhnya kami ini milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya kami akan kembali.” (Surah al-Baqarah, ayat 155-156)

Kesabaran adalah kekayaan rohani yang besar, ia sebagai pangkal kebahagiaan. Dalam menghadapi kehidupan yang serba getir, semuanya perlu memiliki sifat sabar.

Kini aku mesti sabar, tabah dan bersemangat waja, didalam minda telah di rancang apa yang mahu aku lakukan.Sebagai langkah pertama aku mesti kuat fizikal, mental dan kalau aku gagal mengawal emosiku maka akan sia sialah pencarianku selama ini.

SYARAT PAPA




Aku bersungguh mahu memeluk agama Islam, aku sudah nekad, walau apa yang terjadi akan ku harungi dan aku tidak mahu terlambat.Aku sudah yakin.Bertukar agama bagi aku adalah satu jalan yang paling mencabar dalam hidup aku, ini bermakna aku berdepan dengan seribu liku liku yang besar. Aku akan kehilangan keluarga, aku kehilangan kemewahan dan aku hilang tempat bermanja.Mampukah kau wahai Adam? Kadangkala syaitan dan iblis bermain main di hati ku, tapi iblis dan syaitan tidak boleh memperdayakan aku.
Bila aku ikatkan janji dengan Allah dengan syahadahku maka aku berjanji juga dengan papaku iaitu orang yang amat bermakna dalam hidup.

Apakah janji ku pada Allah

KALIMAH SYAHADAH

Kesempurnaan Aqidah seorang muslim bergantung kepada sejauh mana aku dapat menyempurnakan rukun dan syarat-syarat Syahadah.


Ertinya :
Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan yang disembah melainkan Allah dan aku naik
saksi bahawa Nabi Muhammad itu pesuruh Allah
Syahadah ini hendaklah dilafazkan dengan lidah dan ditasdiqkan (ingatkan
dengan tetap) di dalam hati.

RUKUN SYAHADAHKU



- Menetapkan zat Allah.
- Mengakui zat Allah iaitu sifat Allah adalah paling sempurna.
- Menetapkan perbuatan Allah sebagai perbuatan Dia sahaja dan tidak sama
dengan perbuatan makhluk.
- Menetapkan dan meyakini bahawa agama yang dibawa Rasulullah sahaja
yang benar.

SYARAT SYAHADAH

- Mampu menyebut dan membacakan kalimah Shahadah ( diucapkan
dengan lidah ).
- Hendaklah meyakini dalam hati maksud syahadah iaitu meyakini hak-hak
Allah dan Rasul.
- Jangan ada di dalamnya syak ( 70 – percaya, 30 – tidak percaya )
- Jangan ada di dalamnya zan ( 50 - percaya dan 50 tidak percaya )
- Jangan ada waham ( 30 – percaya dan 70 lagi tidak percaya ).
Beramal dengan apa yang diyakini, dan menolak segala sesuatu yang
merosakkan syahadah.

Sebelum aku memeluk agama Islam aku telah belajar beberapa perkara yang boleh
- Tidak Menyekutukan Allah
- Mengkafirkan orang Islam yang telah nyata Islamnya.
- Mencaci Nabi dan Sunnahnya.
- Hukum Allah menjadi sendaan dan gurauan.
- Menenung nasib dan bermain sihir.
- Membantu orang kafir untuk merosakkan Islam
- Beranggapan bahawa keluar daripada Islam tidak apa-apa (murtad)
- Menolak sebahagian daripada Al-Quran dan menerima sebahagian Al-
Quran.Sebenarnya aku belajar hanya pada terasnya sahaja, aku belum banyak tahu tentang Islam lagi, bagi agama Islam adalah agama yang terlalu istimewa

Didalam sejarah Islam ada peristiwa yang menyayat hati iaitu Summayah

Sumayyah binti Khabbab

"Sumayyah binti Khabbab merupakan hamba kepada Abu Huzaifah bin Al-Mughirah iaitu seorang pembesar Quraisy dan telah menetap bersama Abu Huzaifah sedari kecil lagi memandangkan beliau seorang anak yatim piatu. Perwatakan beliau yang baik dan taat kepada perintah tuannya sememangnya menjadikan beliau cukup disegani walaupun taraf beliau hanya sebagai seorang hamba yang berkulit hitam. Beliau juga ditakdirkan berkahwin dengan Yasir yang juga bekerja dengan Abu Huzaifah. Hasil perkahwinan itu mereka dikurniakan seorang anak lelaki yang bernama Ammar. Sumayyah sekeluarga merupakan antara individu yang terawal memeluk agama Islam yang dibawa oleh junjungan besar, Nabi Muhammad S.A.W. di Mekah."


Kisah beliau yang masih dikenang adalah saat beliau sekeluarga ditangkap oleh Abu Jahal dan kuncu-kuncunya. Dengan ketabahan hati Sumayyah sekeluarga serta taat setianya mereka kepada Islam, mereka tidak gentar dengan seksaan-seksaan yang dilakukan oleh Abu Jahal dan kuncu-kuncunya. Nabi Muhammad yang melihat kejadian tersebut juga tidak mampu berbuat apa-apa. Baginda hanya mampu bersabda, “Bersabarlah keluarga Yasir. Sesungguhnya kamu semua dijanjikan syurga.” Dalil ini menunjukkan jaminan Rasulullah kepada mereka sekeluarga sebagai penghuni Syurga Jannatun Naim. Akhirnya dengan balingan lembing oleh Abu Jahal, mereka sekeluarga gugur syahid dan Sumayyah merupakan wanita pertama Islam yang gugur syahid.

Sumbangan Sumaiyah amat bermakna dalam mempertahankan kesucian akidah Islam.
Antaranya:

1.Berani menyatakan yang hak.
2.Sanggup mempertaruhkan nyawa kerana mempertahankan kesucian akidah.
3.Memberi imej yang baik kepada umat Islam dalam soal mempertahankan agama Islam.
4.Memperteguh keyakinan dan keazaman penganut Islam yang lain untuk meneruskan perjuangan.

Seksaan terhadap Sumayyah sekeluarga

*Kaki dan tangan mereka diikat dan diheret ke tengah padang pasir yang panas terik
*Rumah mereka dibakar
*Dicucuk dengan besi panas
*Ditikam dengan lembing
*Dicungkil biji mata
*Dibenam ke dalam air

Itu Summayyah yang di jamin syurga buatnya. Tapi apakah aku sehebat Summayyah dan keluarganya ?

Afiq telah memberi sokongan padaku.

"Adam kamu kena pilih samada mahu Islam atau mahu papa kamu" tanya Afiq " aku keliru, aku tidak mahu susah kerana aku telah biasa dengan mewah, getus hati adam "OK lah sekarang aku nak tanya pada kau " apa syarat papa kau kalau kau masuk Islam" tanya Afiq pada adam yang dari tadi kelihatan sugul sahaja" afiq, papaku tak larang, tapi aku telah letak dua syarat sahaja padanya jika aku masuk Islam dan aku terus tinggal dengan papa iaitu aku tidak di beri makan Khinzir dan aku di benarkan untuk solat jemaah di masjid atau surau"kata Adam " eeeh syarat itu mestilah papa kau boleh terima " kata afiq" OK kalau gitu kau jangan tinggalakn rumah kau buat baik baik dengan papa kau" kata Afiq pada adam " tidak Afiq, selama dua minggu aku sudah cuba duduk di rumah dengan berlaianan agama ini, terlalu azab bagi ku, tiga hari sahaja papaku tidak ajak aku makan khinzir, tapi selepas pada tu dia telah hidangkan khinzir dan memberi berbagai alasan supaya aku makan dan aku rasa tertekan, solat pula papaku kata tak payah solat diluar, di rumah pun boleh solat" kata adam dengan genangan air mata.biarlah aku bawa diri untuk menyelamat imanku" kata adam.

Selasa, 2 November 2010

SINAR DATANG




EH JUN GUANG DAN MOHD AFIQ Ibarat IRAMA DAN LAGU

"Dari mana datangnya CINTA dari mata turun ke hati" Eh Jun Guang, seorang pemuda China yang telah belajar di SMK Paloh,Kuang,Johor telah bertemu dengan seorang remaja yang bernama Afiq, iaitu seorang pemuda kacukan India dan Arab.Keakraban mereka terjalin begitu erat, ibaratnya sangat sukar utk di pisahkan kemana sahaja pasti mereka bersama dan didalam diam diam mereka ini ada kenakalanya iaitu terutama pemuda china ini, dia sering mengusik seorang gadis iaitu kawan sekelas mereka, usikan itu rupanya memberi bekas didalam hati pemuda China itu.

Gadis cantik itu tidak memberi respon walau dia sering di sakat oleh dua pemuda yang berlainan agama ini."Afiq aku suka budak perempuan"kata pemuda china itu" baguslah kau boleh buat dia teman istimewa" kata Afiq sambil berseloroh" aku bukan nak buat girlfriendlah, tapi aku suka aje katnya kerana dia baik, bertudung, manis saja mukanya" kata pemuda China itu" haa itu tandanya kau dah minat"kata Afiq " ok lah aku kalah kau menang" kata pemuda China itu " Afiq ni aku nak tanya kau satu perkara"tanya pemuda China itu yang merupakan seorang anak kepada seorang yang berkerjaya besar"Apa tu Eh" tanya afiq sambil tersenyum" apa itu Islam" tanya pemuda China itu " terkejut Afiq sambil memandang muka kawanya yang baru di kenalinya tiga bulan lalu". Afiq menerangkan denganpanjang lebar tentang agama Islam pada pemuda China itu, tapi penerangan Afiq itu bukan lah untuk tujuan berdakwah pada Eh, tapi tujuanya utk memberi penerangan tentan agama Islam itu.

Rengkasan

Di antara keistimewaan agama Islam adalah namanya. Berbeza dengan agama lain, nama agama ini bukan berasal dari nama pendirinya atau nama tempat penyebarannya. Tapi, nama Islam menunjukkan sikap dan sifat hamba terhadap terhadap penciptanya Allah.

Yang memberi nama Islam juga bukan seseorang, bukan pula suatu masyarakat, tapi Allah Ta’ala, Pencipta alam semesta dan segala isinya. Jadi, Islam sudah dikenal sejak sebelum kedatangan Nabi Muhammad saw. dengan nama yang diberikan Allah.

Islam bermakna tunduk atau patuh atau yang lain atau serarti selamat, sejahtera, atau damai.

Dan siapakah yang lebih baik agamanya dari pada orang yang ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus? Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.
(An-Nisa’: 125)

Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan.
(Ali Imran: 83)

Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih. (Asy-Syu’araa’: 89)


Apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat kami itu datang kepadamu, Maka Katakanlah: “Salaamun alaikum (Mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu).” Tuhanmu Telah menetapkan atas Diri-Nya kasih sayang, (yaitu) bahwasanya barang siapa yang berbuat kejahatan di antara kamu lantaran kejahilan, kemudian ia bertaubat setelah mengerjakannya dan mengadakan perbaikan, Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
(Al-An’am: 54)


Janganlah kamu lemah dan minta damai padahal kamulah yang di atas dan Allah pun bersamamu dan dia sekali-kali tidak akan mengurangi pahala amal-amalmu. (Muhammad: 35)


Islam mempunyai pengertian dan prinsip-prinsip yang dapat didefinisikan secara terpisah dan bila dipahami secara menyeluruh merupakan pengertian yang kuat.

1. Islam adalah Ketundukan

Allah menciptakan alam semesta, kemudian menetapkan manusia sebagai hambaNya yang paling besar perannya di muka bumi. Manusia berinteraksi dengan sesamanya, dengan alam semesta di sekitarnya, kemudian berusaha mencari jalan untuk kembali kepada Penciptanya. Tatkala salah berinteraksi dengan Allah, kebanyakan manusia beranggapan alam sebagai Tuhannya sehingga mereka menyembah sesuatu dari alam. Ada yang menduga-duga sehingga banyak di antara mereka yang tersesat. Ajaran yang benar adalah ikhlas berserah diri kepada Pencipta alam yang kepada-Nya alam tunduk patuh berserah diri (An-Nisa: 125). Maka, Islam identik dengan ketundukan kepada sunnatullah yang terdapat di alam semesta (tidak tertulis) maupun Kitabullah yang tertulis (Alquran).

2. Islam adalah Wahyu Allah

Dengan kasih sayangnya, Allah menurunkan Ad-Dien (aturan hidup) kepada manusia. Tujuannya agar manusia hidup teratur dan menemukan jalan yang benar menuju Tuhannya. Aturan itu meliputi seluruh bidang kehidupan: politik, hukum, sosial, budaya, dan sebagainya. Dengan demikian, manusia akan tenteram dan damai, hidup rukun, dan bahagia dengan sesamanya dalam naungan ridha Tuhannya (Al-Baqarah: 38).

Karena kebijaksanaan-Nya, Allah tidak menurunkan banyak agama. Dia hanya menurunkan Islam. Agama selain Islam tidak diakui di sisi Allah dan akan merugikan penganutnya di akhirat nanti.


Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al-Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (Ali Imran: 19)

Islam merupakan satu-satunya agama yang bersandar kepada wahyu Allah secara murni. Artinya, seluruh sumber nilai dari nilai agama ini adalah wahyu yang Allah turunkan kepada para Rasul-Nya terdahulu. Dengan kata lain, setiap Nabi adalah muslim dan mengajak kepada ajaran Islam. Ada pun agama-agama yang lain, seperti Yahudi dan Nasrani, adalah penyimpangan dari ajaran wahyu yang dibawa oleh para nabi tersebut.

3. Islam adalah Agama Para Nabi dan Rasul

Perhatikan kesaksian Alquran berikut ini bahwa Nabi Ibrahim adalah muslim, bukan Yahudi atau pun Nasrani.
إِ

Dan Ibrahim Telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah Telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam”. (Al-Baqarah: 132)

Nabi-nabi lain pun mendakwahkan ajaran Islam kepada manusia. Mereka mengajarkan agama sebagaimana yang dibawa Nabi Muhammad saw. Hanya saja, dari segi syariat (hukum dan aturan) belum selengkap yang diajarkan Nabi Muhammad saw. Tetapi, ajaran prinsip-prinsip keimanan dan akhlaknya sama. Nabi Muhammad saw. datang menyempurnakan ajaran para Rasul, menghapus syariat yang tidak sesuai dan menggantinya dengan syariat yang baru.


Katakanlah: “Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishaq, Ya’qub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan Hanya kepada-Nyalah kami menyerahkan diri.” (Ali Imran: 84)

Menurut pandangan Alquran, agama Nasrani yang ada sekarang ini adalah penyimpangan dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Isa a.s. Nama agama ini sesuai nama suku yang mengembangkannya. Isinya jauh dari Kitab Injil yang diajarkan Isa a.s.. Agama Yahudi pun telah menyimpang dari ajaran Islam yang dibawa Nabi Musa a.s.. Diberi nama dengan nama salah satu Suku Bani Israil, Yahuda. Kitab Suci Taurat mereka campur aduk dengan pemikiran para pendeta dan ajarannya ditinggalkan.

4. Islam adalah Hukum-hukum Allah di dalam Alquran dan Sunnah

Orang yang ingin mengetahui apa itu Islam hendaknya melihat Kitabullah Alquran dan Sunnah Rasulullah. Keduanya, menjadi sumber nilai dan sumber hukum ajaran Islam. Islam tidak dapat dilihat pada perilaku penganut-penganutnya, kecuali pada pribadi Rasulullah saw. dan para sahabat beliau. Nabi Muhammad saw. bersifat ma’shum (terpelihara dari kesalahan) dalam mengamalkan Islam.

Beliau membangun masyarakat Islam yang terdiri dari para sahabat yang langsung terkontrol perilakunya oleh Allah dan Rasul-Nya. Jadi, para sahabat Nabi tidaklah ma’shum bagaimana Nabi, tapi mereka istimewa karena merupakan pribadi-pribadi dididik langsung Nabi Muhammad. Islam adalah akidah dan ibadah, tanah air dan penduduk, rohani dan amal, Alquran dan pedang. Pemahaman yang seperti ini telah dibuktikan dalam hidup Nabi, para sahabat, dan para pengikut mereka yang setia sepanjang zaman.

5. Islam adalah Jalan Allah Yang Lurus

Islam merupakan satu-satunya pedoman hidup bagi seorang muslim. Baginya, tidak ada agama lain yang benar selain Islam. Karena ini merupakan jalan Allah yang lurus yang diberikan kepada orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah.


Dan bahwa (yang kami perintahkan ini) adalah jalanKu yang lurus, Maka ikutilah Dia, dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), Karena jalan-jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalannya. yang demikian itu diperintahkan Allah agar kamu bertakwa. (Al-An’am: 153)

Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama itu), Maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak Mengetahui. (Al-Jaatsiyah: 18)

6. Islam Pembawa Keselamatan Dunia dan Akhirat

Sebagaimana sifatnya yang bermakna selamat sejahtera, Islam menyelamatkan hidup manusia di dunia dan di akhirat.

Keselamatan dunia adalah kebersihan hati dari noda syirik dan kerusakan jiwa. Sedangkan keselamatan akhirat adalah masuk surga yang disebut Daarus Salaam.


Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). (Yunus: 25)

Dengan enam prinsip di atas, kita dapat memahami kemuliaan dan keagungan ajaran agama Allah ini. Nabi Muhammad saw. bersabda, “Islam itu tinggi dan tidak ada kerendahan di dalamnya.” Sebagai ajaran, Islam tidak terkalahkan oleh agama lain. Maka, setiap muslim wajib meyakini kelebihan Islam dari agama lain atau ajaran hidup yang lain. Allah sendiri memberi jaminan.

Pada hari Ini Telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan Telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan Telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. (Al-Maa-idah: 3)

Aku cuba memahami perkara yang berkaitan dengan Islam ini supaya aku tidak menghadapi maslah bila berdepan dengan kritikan atau cubaan orang untuk mempermainkan aku. Pengertian Islam ini aku telaah didalam kelas mualaf yang aku ikuti dan afiq sering juga menemani aku kelas itu.Aku tidak keseorangan malah aku sangat berbangga bertemu dengan insan yang bernama Muhammad Afiq bin Abu Yazid ini.Semoga persahabatan kami di restui dan berpanjangan.

Rabu, 3 Februari 2010

MESYUARAT


Jemputan kepada para SUKARELAWAN yg ingin meyumbang tenaga,idea dan membangunkan umat Islam maka HALAQAH REMAJA MASJID akan mengadakan mesyurat

Tarikh : 4hb Febauri 2010 (Khamis)

Masa : 9 mlm

Tempat : Di No 2, Seksyen 15, Jln Reko,43000 Kajang.

Agenda mesyuarat

1 Kata kata alu alauan dari pengerusi majlis

2 Ucapan dari Hj Muhammad Zakaria

3 Majlis ta aruf

4 Mesyuarat penubuhan HALAQAH REMAJA MASJID di tempat sendiri

5 Perbincangan program PELANCARAN di Masjid Negara

6 Forum remaja

7 Perbincangan

Kepada sesiapa yg berminat boleh hubungi saya di talian 013 -3596574 (Rusnah)